merekalahPengikutnya

PENEKANAN!

Semua perbicaraan adalah pandangan individu. Sekiranye ade yang mengguris hati mana mana pihak, atau terlancang bersepah dalam mane mane post, maaf di pinta. Ini hanyalah coretan si gadis kechil!

Letak kan link post blog korang di CBOX untuk aku follow okeyh!

Thursday, September 29, 2011

Subhanallah !


Tak perlu panjang lebar.
Tak perlu bait bait kata.
Tak perlu pintal imaginasi.
Tak perlu cabut akal.

Hanya perlu buka mata. Lapangkan hati.

Semoga beliau mendapat hidayah lebih dari ini.

Resource : Daus

Cinta Kentut

CINTA dan KENTUT tidak boleh ditahan, keduanya boleh menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita
Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.
CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.
CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.
CINTA itu halus, KENTUT itu virus.
CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
CINTA bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh, CINTA monyet…!”
KENTUT didepan banyak orang, “Sialan, monyet lu…!”
CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:
Kalau sudah CINTA: “Dimana engkau duhai kekasih?”
Kalo sudah KENTUT: “Siapa nih yang KENTUT? Hayoo, ngaku gak…?!!!”
CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi

Copied :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...